Minggu, 04 April 2010

MASIKAH ADA

Aku hanyalah makhluk lemah

Yang hanya bisa berlindung di bawah naunganmu

Aku,, makhluk tak mampu

Tak mampu berdiri di atas kaki ku sendiri

Tapi..... Tak bisakah kau hargai aku?

Tak bisakah kau anggap aku seperti lainyya?

Tak bisakah kau perlakukan aku selayaknya manusia???

Tak bisakah????

Masihkah ada ruang untuk ku???

Ruang di dalam hati mu

Masihkah ada secuil harapan untuk ku???

Untuk bisa memiliki mu

Masikah ada?????




ANUGERAH TERINDAH

Awal ku buka mata

Ku pandang paras wajahmu

Begitu bening tanpa noda

Kau adlah anugerah

Yang datang untuk menyinari kehidupan ku

Ibu.....

Ku hidup dengan kasih sayang mu

Ku bahagia karena pengorbanan mu

Ku terlelap karena belaian mu

Dan ku sedih jika tiada dirimu

Ibu.....

jangan pernah tinggalkan aku

Jangan pernah biarkan aku sendiri

Tanpa belaian mu lagi



HIDUP YANG INDAH

Mentari pagi membangunkan ku

Elok terlihat pemandangan senja

Ranting daun pun ikut berguguran

Anak kecil berlari-larian

hari Indah ku.... terjalani apa adanya

Mata sayu berubah warna

Ungkapan hati berbisik manja

Dalam cerahnya sebuah kehidupan

Alangkah...... indah nian hari-hari ku

Puing-puing pun berterbangan

Ingatkan umat tuk selalu bersyukur

Namun..... Semua itu terasa tak berarti

Kalau SMP 2 tak ada di hati



KALA ITU...

Kala aku mendengar pernyatan itu...

Seketika tubuhku melemas

Serasa kaki tak mampu menopang lagi

Bibir mungil ku tak sanggup berucap

Mata indah ku berubah sayu

Kala itu…..

Terdengar jeritan dalam kalbu

Meronta-ronta pada yang kuasa

Ingin rasanya cepat ke surga

Untuk mempersingkat kehidupan ini

Tapi... dengan sadar aku berkata

Semua itu hanya sia-sia

Kala itu......

Semua harapan terasa hilang

Terbawa hembusan angin semilir

Tanpa daya ku jalani kehidupan

Kehidupan yang penuh penderitaan

Tanpa ada secercah impian

Tanpa ada secercah harapan

Kala itu....

Dukungan datang dari diri mu

Dengan sorakan yang menggema

Menggugah hati untuk bicara

Memberikan semangat baru

Memberikan cahaya dalam hidup ku

Kini....

Telah kutemukan secuil harapan

Untuk terus menggapai angan



TAK SANGGUP

Pedih rasanya batin ku

Mengalami penderitaan ini

Tak sanggup diri ku terima kenyataan

Kenyataan yang mempedihkan

Musnah seketika jarapan ku

Hilang sudah semua anganku

Tak ada lagi kobaran semangat

Untuk menatap masa yang akan datang

Berulang kali ku bertanya dalam hati

Kenapa semua ini bisa terjadi

Hingga merampas senyuman manja

Membinasakan canda tawa yang ada

Aku seperti berada dalam dunua baru

Dunia baru tanpa mimpi

Dunia baru tanpa kasih

Dunia baru yang sangat pedih

Otak ku serasa kehilangan pikiran jernih

Mata hati terselimuti emosi

Aku yang tak sanggup untuk menghadapi

hanya bisa menjerit dalam hati

Dengan sadar ku buka mata

Tuk terus jalani hidup ini

Walau ku tau kan berakhir perih

Tapi.... Masih ada secuil harapan

Dalam hati yang penuh emosi