MASIKAH
Aku hanyalah makhluk lemah
Yang hanya bisa berlindung di bawah naunganmu
Aku,, makhluk tak mampu
Tak mampu berdiri di atas kaki ku sendiri
Tapi..... Tak bisakah kau hargai aku?
Tak bisakah kau anggap aku seperti lainyya?
Tak bisakah kau perlakukan aku selayaknya manusia???
Tak bisakah????
Masihkah ada ruang untuk ku???
Ruang di dalam hati mu
Masihkah ada secuil harapan untuk ku???
Untuk bisa memiliki mu
Masikah ada?????
ANUGERAH TERINDAH
Awal ku buka mata
Ku pandang paras wajahmu
Begitu bening tanpa noda
Kau adlah anugerah
Yang datang untuk menyinari kehidupan ku
Ibu.....
Ku hidup dengan kasih sayang mu
Ku bahagia karena pengorbanan mu
Ku terlelap karena belaian mu
Dan ku sedih jika tiada dirimu
Ibu.....
jangan pernah tinggalkan aku
Jangan pernah biarkan aku sendiri
Tanpa belaian mu lagi
HIDUP YANG INDAH
Mentari pagi membangunkan ku
Elok terlihat pemandangan senja
Ranting daun pun ikut berguguran
Anak kecil berlari-larian
hari Indah ku.... terjalani apa adanya
Mata sayu berubah warna
Ungkapan hati berbisik manja
Dalam cerahnya sebuah kehidupan
Alangkah...... indah nian hari-hari ku
Puing-puing pun berterbangan
Ingatkan umat tuk selalu bersyukur
Namun..... Semua itu terasa tak berarti
Kalau SMP 2 tak ada di hati
KALA ITU...
Kala aku mendengar pernyatan itu...
Seketika tubuhku melemas
Serasa kaki tak mampu menopang lagi
Bibir mungil ku tak sanggup berucap
Mata indah ku berubah sayu
Kala itu…..
Terdengar jeritan dalam kalbu
Meronta-ronta pada yang kuasa
Ingin rasanya cepat ke surga
Untuk mempersingkat kehidupan ini
Tapi... dengan sadar aku berkata
Semua itu hanya sia-sia
Kala itu......
Semua harapan terasa hilang
Terbawa hembusan angin semilir
Tanpa daya ku jalani kehidupan
Kehidupan yang penuh penderitaan
Tanpa ada secercah impian
Tanpa ada secercah harapan
Kala itu....
Dukungan datang dari diri mu
Dengan sorakan yang menggema
Menggugah hati untuk bicara
Memberikan semangat baru
Memberikan cahaya dalam hidup ku
Kini....
Telah kutemukan secuil harapan
Untuk terus menggapai angan
TAK SANGGUP
Pedih rasanya batin ku
Mengalami penderitaan ini
Tak sanggup diri ku terima kenyataan
Kenyataan yang mempedihkan
Musnah seketika jarapan ku
Hilang sudah semua anganku
Tak ada lagi kobaran semangat
Untuk menatap masa yang akan datang
Berulang kali ku bertanya dalam hati
Kenapa semua ini bisa terjadi
Hingga merampas senyuman manja
Membinasakan canda tawa yang ada
Aku seperti berada dalam dunua baru
Dunia baru tanpa mimpi
Dunia baru tanpa kasih
Dunia baru yang sangat pedih
Otak ku serasa kehilangan pikiran jernih
Mata hati terselimuti emosi
Aku yang tak sanggup untuk menghadapi
hanya bisa menjerit dalam hati
Dengan sadar ku buka mata
Tuk terus jalani hidup ini
Walau ku tau kan berakhir perih
Tapi.... Masih ada secuil harapan
Dalam hati yang penuh emosi

Puisi diatas itu... ciptaan ku sendiri loh!!!!! dibuat berdasarkan pengalaman pribadi...
BalasHapusHe,,,,